Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) terhadap peningkatan libido (memiliki efek afrodisiak) terhadap kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus).
Seduhan daun katuk diberikan secara oral setiap hari selama 14 hari.
Dengan parameter uji yang diamati adalah jumlah aktivitas pengenalan
(introduction),menunggang (climb), dan kawin (coitus) selama 1 jam.
Terdapat 2 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol diberi Aqua
demineralisata (K), kelompok perlakuan atau uji diberikan dosis 5g/kgBB,
masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor kelinci. Pengamatan
dilakukan setiap hari selama 14 hari dalam kurun waktu 1 jam setelah
pemberian daun katuk 5g/kgBB. Hasil penelitian ini diamati dengan
mengunakan uji t bebas, untuk mengetahui signifikansi perbedaan efek
antar faktor perlakuan dengan membandingkan rata-rata dari distribusi
normal. Dari hasil penelitian terdapat perbedaan bermakna antara
kelompok uji dan kelompok kontrol, dimana kelinci jantan dengan pengaruh
daun katuk memiliki peningkatan libido yang lebih besar dibandingkan
dengan aquadem. Dengan demikian menunjukkan bahwa pemberian seduhan daun
katuk selama 14 hari dapat meningkatkan libido (memiliki efek
afrodisiak) kelinci jantan. - Rhanuga Harmusyanto
Sign up here with your email
