Abstrak - Prokrastinasi menurut Steel (2007) adalah suatu tindakan dengan sukarela
melakukan penundaan terhadap suatu kegiatan meskipun penundaan tersebut
akan berakibat buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan
antara prokrastinasi dan kecemasan. Subjek penelitian ini adalah
mahasiswa aktif Psikologi Ubaya angkatan 2008-2011. Jumlah subjek adalah
385 mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan
membagikan angket. Untuk angket prokrastinasi digunakan Irrational
Procrastination Scale (IPS) dan untuk angket kecemasan menggunakan
State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Peneliti juga menggunakan Temporal
motivation Test (TMt) untuk menjelaskan terjadinya hubungan antara
prokrastinasi dan kecemasan. Data ini dianalisis dengan menggunakan SPSS
16.0 for Windows. Teknik korelasi menggunakan nonparametrik Spearman
karena sebaran data yang tidak normal. Hasil dari penelitian menunjukkan
adanya korelasi positif yang sangat signifikan antara prokrastinasi dan
kecemasan (r = 0,311; p = 0,000). Prokrastinasi juga memiliki korelasi
positif terhadap aspek dari kecemasan yaitu aspek State (0,275) dan
Trait (0,339). Hasil uji korelasi dengan TMt menunjukkan adanya korelasi
yang sangat signifikan antara prokrastinasi dan aspek value (0,520) dan
impulsiveness (0,541). - Rhendy Christian Sutjipto
Sign up here with your email
