Abstrak - Prokrastinasi merupakan perilaku penundaan saat memulai, mengerjakkan
dan menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan. Prokrastinasi ini
dispesifikan pada penundaan yang irasional. Penundaan yang irasional
merupakan menunda mengerjakan sesuatu meski mengetahui konsekuensi yang
akan diterima di masa mendatang. Pada penelitian ini peneliti mengunakan
dasar teori dari TMT (temporal motivation theory) (Steel, 2007). Berdasarkan TMT, self efficacy dapat dikaitkan dengan elemen TMT yaitu expectancy. Subjek
penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Psikologi
Universitas Surabaya angkatan 2008, 2009, 2010 dan 2011. Jumlah subjek
adalah 387 mahasiswa terdiri atas 331 mahasiswa perempuan dan 56
mahasiswa laki-laki. Pengambilan data menggunakan metode angket. Hasil
penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan, namun
kurang memadai antara self efficacy dan prokrastinasi (r = -.227, p = .000).
Penyebab kurang memadai karena adanya cara pandang seseorang terhadap
kemampuannya dalam menilai sesuatu sehingga menyebabkan seseorang
melakukan prokrastinasi. Selain itu, yang memengaruhi nilai korelasi
antara self efficacy dan prokrastinasi yaitu adanya perbedaan karakteristik pada tiap angkatan. - Bethari Noor Julianda
Sign up here with your email
