Abstrak - Daun alpukat (Persea americana Mill) digunakan di masyarakat
sebagai obat antihipertensi dan belum mendapatkan kajian yang cukup
untuk digunakan selama masa kehamilan sehingga perlu dilakukan
penelitian untuk mengkaji keamanannya bila digunakan selama masa
kehamilan. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun alpukat (Persea americana Mill) yang diberikan secara oral kepada hewan uji mencit betina hamil (Mus musculus)
selama periode organogenesis hari ke-6 sampai ke-15 kehamilan. Sebagai
uji diberi ekstrak etanol daun alpukat dosis 1805mg/kgBB, 2527mg/kgBB
dan 3249mg/kgBB. Sebagai kontrol digunakan CMC Na 0,5%. Pembedahan
mencit dilakukan pada hari ke-18 kehamilan dan fetus yang diperoleh
diamati satu persatu-satu untuk melihat adanya kecacatan fisik yang
terjadi baik berupa abnormalitas jumlah, bentuk, ukuran maupun
eksistensi organ-organ fisiknya dibandingkan dengan kontrol. Hasil
analisa statistik One-way Anova menunjukkan adanya perbedaan bermakna
antara kelompok kontrol dengan kelompok uji pada dosis 2527mg/kgBB dan
3249mg/kgBB dimana pada dosis ini didapat efek kelainan janin berupa
abnormalitas jumlah dibandingkan dengan kontrol. Dapat disimpulkan bahwa
ekstrak etanol daun alpukat dosis 2527mg/kgBB dan 3249mg/kgBB memiliki
efek pengurangan jumlah fetus pada mencit. - Anastasia Kristiani Ong
Sign up here with your email
