Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediktor yang lebih baik
antara laba bersih per lembar saham dan arus kas operasi per lembar
saham dalam memprediksi dividen per lembar saham pada badan usaha sektor
manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2008-2011. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dengan atau tanpa adanya variabel kontrol, laba bersih
per lembar saham merupakan prediktor yang lebih baik. Bila dilihat dari
ukuran perusahaan yang diproksikan dengan market capitalization, pada
perusahaan kecil, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa laba bersih
per lembar saham merupakan prediktor yang lebih baik. Hal ini
mengindikasikan bahwa laba bersih lebih menggambarkan kinerja suatu
perusahaan pada periode tertentu dibandingkan arus kas operasi. Namun,
pada perusahaan besar, hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas
operasi per lembar saham merupakan prediktor yang lebih baik. Hal ini
mengindikasikan bahwa pada perusahaan besar, kemungkinan manipulasi laba
lebih besar dibandingkan perusahaan kecil karena banyaknya perhatian
dari berbagai pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para investor
dapat menggunakan laba bersih dan arus kas operasi dalam memprediksi
dividen tetapi, para investor juga harus memperhatikan adanya
kemungkinan manipulasi laba. - Juliana Kurniawan
Sign up here with your email
